Tuesday, September 12, 2017

Alat Ini Mampu Jadikan Headphone Kamu Jadi Wireless!

gambar: thebtunes.com
"Musik adalah bahasa universal", begitulah bunyi ungkapan para penikmatnya yang menggunakan musik sebagai bahasa mereka mengekspresikan diri kepada dunia. Hadirnya musik ditengah-tengah keseharian aktivitas kita menambah warna sekaligus energi penghilang penat. Aktivitas yang padat terasa lebih ringan dengan iringan musik. Kebutuhan akan musik bahkan sebagian kalangan sudah menjadi bagian yang harus selalu ada, sehingga perangkat pemutar musik lengkap dengan earphone hingga headphone hadir selalu dalam setiap barang bawaan yang dibawa.
Ada beragam cara musik dinikmati oleh pendengarnya. Mereka yang menghabiskan waktunya lebih banyak di suatu ruangan, lebih memilih untuk menikmati musik melalui sound system dengan spesifikasi sedemikian rupa yang membuat seisi ruangan seolah menyatu dengan lantunan irama. Sedangkan bagi mereka yang lebih banyak beraktivitas dengan mobilitas yang tinggi, perangkat suara yang portable tentu dipilih untuk memenuhi kebutuhan akan musik tersebut. Diantara yang populer menjadi pilihan, salah satu perangkat suara yang disukai oleh penikmat musik adalah headphone
Teknologi yang selalu berkembang memungkinkan hadirnya beragam inovasi yang dilakukan dalam menciptakan headphone dengan kualitas yang selalu ditingkatkan. Versi awal dari headphone yang sudah lebih dahulu diluncurkan mengusung desain yang apabila dibandingkan dengan keluaran terbaru saat ini, terlihat begitu kaku dan kuno. Kini headphone diciptakan dengan lebih inovatif dan canggih dengan peningkatan kualitas suara yang diiringi juga penambahan fitur-fitur. Salah satu fitur yang kini menjadi favorit dari para pengguna headphone yaitu inovasi konektivitas tanpa kabel atau yang lebih dikenal dengan Wireless headphone.
Memiliki Wireless headphone tentu memberikan penggunanya beberapa kepraktisa-kepraktisan yang tidak didapatkan pada versi headphone yang menggunakan kabel atau Wired headphone. Pengguna Wireless headphone tidak lagi perlu mengkhawatirkan bentangan-bentangan kabel yang menghubungkan antara headphone dengan pemutar musik mereka seperti halnya ponsel genggam misalnya. Bentangan dari kabel headphone seringkali menjadi gangguan dikala kabel yang membentang tidak karuan tersebut menyangkut pada objek yang kita lewati saat mendengarkan musik dalam beraktivitas. Penikmat musik juga diharuskan membawa serta selalu pemutar ponsel genggam ataupun pemutar musik lainnya tersebut saat sedang mendengarkan musik, dikarenakan jarak dengan headphone sangat terbatasi dengan panjangnya bentangan kabel.
Bagi kalian yang sudah memiliki headphone kesayangan namun belum memiliki fitur wireless dan ingin menikmati fitur tersebut, tidak perlu membeli baru headphone yang sudah memiliki fitur wireless. Voxoa BTunes VXB-25 hadir untuk memenuhi keinginan kalian tersebut dengan inovasi teknologi yang dibawanya.
BTunes VXB mampu mengubah wired headphone menjadi wireless dengan praktis. Hanya dengan memasangkan alat kecil tersebut pada port jack pada headphone, dan menghubungkannya dengan smartphone anda melalui NFC, maka tanpa perlu waktu lama kini anda akan menikmati kepraktisan yang ditawarkan oleh wireless headphone.
Desain yang telah dirancang sedemikian rupa oleh para desainer produk Voxoa BTunes VXB-25, menjadikan alat ini terpasang dengan serasi pada headphone anda tanpa merusak tampilan ataupun penambahan bobot yang berarti.
Mengutip dari thebtunes.com (12/9/2017), beberapa fitur yang tersaji dengan terpasangnya alat ini pada headphone anda antara lain sudah mendukung teknologi Bluetooth 4.0 terbaru yang menjadikannya dapat menhantarkan suara dengan kualitas HD, sudah dilengkapi juga dengan mikrofon yang memungkinnya menerima panggilan telepon. Perangkat ini ditenagai oleh baterai yang mampu bertahan selama 10 jam pemakaian untuk setiap kali pengisian penuh.

gambar: thebtunes.com
Sebagai catatan penting, alat ini akan bekerja pada beberapa headphone yang telah kompatibel saja. Berikut adalah daftar dari headphone apa saja yang kompatibel dengan Voxoa BTunes VXB-25 untuk versi ukuran jack 3.5mm sebagaimana dilansir dari thebtunes.com (12/9/2017). Daftar ini tidak melepas kemungkinan alat ini dapat digunakkan diluar dari yang telah tercantum yang belum ditest sebelumnya oleh pihak pengembang:
  • Beats: all models
  • Monster: DNA, NCredible Pulse, Tunes HD, 24K, Inspiration
  • Sony: MDR10R, MDR10RNC, MDR1RNC
  • V-Moda: LP, LP2, XS, M-80, Crossfade M100
  • PSB Speakers: M4U1
  • Marshall: Monitor
  • Alpine: Headphones
  • Fostex: T50RP
  • Skullcandy: Crusher, Aviator
  • Philips: Fidelio X1/28
  • B&O: H2
  • JLab: Bombora
  • Street by 50 Cent: Sync
  • AIAIAI TMA-1
  • FOCAL
  • Audio Technica: ATH-MSR7, Premium Gaming Headset.
  • Audio Technica: ATH-ANC70, ATH-ANC29, ANC7b*
  • Master & Dynamic
  • OPPO PM3
  • Beyerdynamic Custom One Pro
Sedangkan untuk ukuran jack 2.5mm beberapa headphone yang kompatibel antara lainnya:
  • Bose: SoundTrue (over ear or on ear), AE2, AE2i, OE2
  • Sennheiser: Momentum (over ear or on ear), Urbanite Plum, Urbanite XL
  • Audio Technica: ATH-M50X
  • Harman Kardon: CL, NC
  • AKG: K545.
Voxoa BTunes VXB-25 ini dibanderol dengan kisaran harga $69 USD atau sekitar Rp. 910.000. Ketersediaan alat ini mungkin belum banyak beredar di pasar Indonesia, namun anda tidak perlu khawatir karena dapat memesannya pada toko-toko online seperti Amazon.com ataupun Ebay.com.


sumber: thebtunes.com

Monday, September 11, 2017

Essential Phone PH-1, Smartphone Tittanium Rancangan Bos Android

androidpit.com



Essential Phone, mungkin merk ponsel pintar satu ini memang belum terdengar nyaring namanya dijajaran pasar ponsel pintar di Indonesia. Karya pertama dari perusahaan Essential Product yang baru saja didirikan 19 bulan lalu atau tepatnya pada 9 November 2015 ini, langsung mencoba menggebrak industri pasar ponsel pintar global yang telah ada saat ini. Dengan dikomandoi oleh Andy Rubin, seorang mantan petinggi perusahaan besar Google, memantapkan lajunya memasuki pasar ponsel pintar global.

Gebrakan pertama oleh perusahaan Essential Product pada 30 Mei 2017 lalu, dilakukan dengan mengeluarkan ponsel pintar pertama mereka yang diberi nama Essential Phone PH-1. Launching produk pertama mereka yang dilakukan di West Hollywood, California ini, sukses membuat terkesima orang-orang yang hadir langsung pada acara tersebut maupun mereka yang menanti-nanti kabar resmi peluncurannya dari dunia maya di seluruh penjuru dunia.

Desain bodi minimalis dengan ketebalan 7.8mm dan bentang layar 5.71 inch dari Essential Phone PH-1, menunjukkan kesan elegan dan moderen dengan tampilan layar yang nyaris memenuhi keseluruhan bagian depan dari ponsel ini. Essential Phone PH-1 seolah memberikan tampilan khas mereka dengan meletakkan kamera depan berukuran 8 MP yang mampu mengambil gambar Full HD ini, di posisi tengah bagian atas layar dari ponsel. Sekilas bagian depan dari ponsel pintar ini terlihat seperti tokoh terkenal Cyclops yang digambarkan memiliki satu mata di bagian depan.

Tidak hanya terlihat unik dan indah, bentangan layar dari Esstial Phone PH-1 ini juga telah dilindungi dengan baik oleh Corning Gorilla Glass 5 yang membuatnya lebih tahan terhadap goresan ataupun benturan. Proteksi terhadap layar tersebut didukung juga dengan tampilan gambar yang dipancarkan dengan indah oleh layar dengan resolusi 1312 x 2560 dan kerapatan pixel mencapai 551 densitas. Mata kalian akan dimanjakan saat memutar film-film atau video favorit yang berkualitas 4k sekalipun.
Berbicara mengenai material bodi, Essential Phone PH-1 memiliki keunikan lainnya dibanding ponsel pintar lainnya. Ponsel ini memadukan material berbahan tittanium dan juga keramik sebagai bahan yang dipakai untuk membalut rapih bodinya. Tentu saja pemilihan material tersebut memiliki keunggulan berupa ketahanan yang luar biasa dari ancaman benturan maupun goresan. Namun konsekuensinya yaitu bobot ponsel menjadi lebih berat dibanding dengan ponsel dengan material plastik.
Bagi para pecinta fotografi menggunakan ponsel pintar, Essential Phone PH-1 menyuguhkan fitur dual kamera dengan resolusi 13 MP dengan bukaan lensa f/1.9 di belakangnya. Kamera tersebut ditunjang dengan teknologi laser auto-focuss yang membuatnya dapat menangkap gambar dengan lebih cepat tanpa kehilangan ketajaman fokus. Satu hal yang juga menjadi keunggulan dari sisi fotografi ponsel ini yaitu terdapat aksesoris modular yang dapat terpasang dengan mudah yang memungkinkan mengambil gambar dengan cakupan 360 drajat.
Untuk dapur pacu dari ponsel pintar ini, Essential Phone PH-1 sudah dibekali dengan spesifikasi ponsel pintar kelas atas saat ini. Diantaranya yaitu chipset octa-core Qualcomm Snapdragon 835, RAM sebesar 4 GB, GPU Adreno 502, dan sistem operasi berbasis android Nougat 7.1. Spesifikasi gahar yang diusung ini tentunya dibuat untuk mampu bersaing dengan ponsel-ponsel unggulan dari merk-merk ternama yang sudah lebih dulu berada di pasar ponsel pintar global.
Sistem operasi ponsel ini mengusung android "murni" seperti yang dimiliki oleh ponsel-ponsel besutan Google seperti Google Pixel, ataupun Google Nexus. Hal ini menjadi nilai plus mengingat kinerja ponsel akan menjadi lebih ringan karena tidak memiliki aplikasi-aplikasi tambahan (bloatware) yang dirasa mengganggu dan tidak berguna bagi sebagian kalangan pengguna ponsel pintar. Penggunaan android murni ini tentu merupakan bagian dari pengaruh CEO perusahaan tersebut, Andy Rubin, yang sudah sangat berpengalaman bekerja dalam Google pada karir terdahulunya.
Namun tentu bagi sebagian pengamat ponsel pintar, Essential Phone PH-1 ini masih terdapat beberapa kekurangan sebagai nilai minus. Beberapa hal yang dianggap sebagai nilai minus antara lain kapasitas penyimpanan dari ponsel ini yang tidak didukung dengan kemampuan untuk dapat diperluas dengan menambahkan kartu memori eksternal. Selain itu pada ponsel ini sayangnya tidak terdapat lubang jack untuk mengubungkannya dengan headset maupun perangkat audio lainnya yang kita inginkan. Dibutuhkan sebuah konverter yang dihubungkan pada lubang usb Type-C pada ponsel ini untuk dapat menyambungkannya dengan perangkat audio. Kapasitas dari baterai yang diusung oleh ponsel ini juga dirasa masih kurang oleh sebagian pengamat ponsel pintar. Dengan "hanya" berukuran 3040 mAh, dibandingkan dengan para kompetitornya, kapasitas tersebut dirasa masih belum mumpuni untuk dapat bertahan menemani aktifitas padat penggunanya.
Bagi peminat Essential Phone PH-1 khususnya yang berada di Indonesia, anda harus sedikit lebih bersabar. Pemberitahuan resmi menyebutkan Essntial memang memiliki rencana untuk langsung menjangkau sejumlah pasar sekaligus, yakni di wilayah Eropa dan Asia. Melansir KompasTekno dari The Verge, negara Eropa yang pasti bakal disambangi Essential adalah Inggris. Sedangkan di Asia, negara yang pasti disambangi Essential adalah Jepang. Belum ada kejelasan apakah smartphone mutakhir itu juga akan menyambangi Indonesia atau negara Asia lainnya. Melansir dari Bisnis.com (10/8/2017), harga yang diperkirakan dari ponsel pintar ini berkisar pada 699 dolar AS atau sekitar Rp9,1 juta.
Kehadiran dari ponsel pintar ini layak untuk dinanti, sebagai pendatang baru yang siap meramaikan persaingan pasar ponsel pintar saat ini dengan keunikan-keunikannya tersendiri.

sumber:

Tuesday, November 22, 2016

NOKIA Is BACK!




WowInovasisme.com -- Warsa 2017 segera tiba, dan seperti tahun-tahun sebelumnya, serangkaian handset baru siap meluncur. Sejumlah produk yang akan dirilis—dan banyak dinantikan oleh banyak orang—kabarnya akan datang dari Nokia.

Beberapa dekade lalu, perusahaan asal Finlandia ini pernah merajai pasar handset dunia. Sayangnya, begitu smartphone mengambil alih pasar, Nokia secara perlahan mundur dari persaingan. Sekarang, seperti dikutip dari Phone Arena, Nokia berencana akan kembali meramaikan pasar dengan cara yang spektakuler.

Ajang yang dipilih oleh Nokia untuk memperlihatkan perangkat barunya adalah Mobile World Congress 2017 yang akan berlangsung di Barcelona pada 27 Februari hingga 2 Maret mendatang. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Nokia, namun HMD global telah mengonfirmasikan kehadirannya di acara tersebut.

HMD global memiliki lisensi untuk meluncurkan handset Nokia untuk sepuluh tahun ke depan. Itulah mengapa kehadiran mereka di MWC 2017 menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang baru yang ingin dipamerkan, dan apa lagi kalau bukan produk smartphone?

Masih tersisa tiga bulan lebih sebelum MWC 2017 digelar, dan selama waktu itu pula akan muncul hal-hal baru terkait kabar ini. Biasanya, berita-berita seputar perangkat baru akan bocor beberapa hari sebelum acara.

sumber

Sunday, October 30, 2016

Ga Ribet Lagi, Sekarang Bayar Tilang Bisa Lewat Online!



Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Agung Budi Maryoto menginisiasikan sistem pembayaran denda tilang daring (online) dengan tujuan memberantas pungutan liar (pungli) yang kerap dilakukan oleh oknum polisi lalu lintas.

"Sistem ini mengurangi hubungan langsung antara pelanggar lalin dengan petugas polisi. Ini upaya meningkatkan pelayanan publik yang lebih mudah dan berbasis IT (teknologi informasi)," kata Kakorlantas, di Jakarta, Selasa (25/10).

Menurutnya, Elektronik Tilang atau e-Tilang adalah aplikasi mobile yang berfungsi untuk melakukan pembayaran denda tilang secara daring. Dengan sistem e-Tilang, menurutnya, akan menghindari kemungkinan adanya pungli berupa kesepakatan antara polisi dengan pelanggar lalu lintas untuk menghindari tilang dengan memberikan sejumlah uang kepada petugas.

Pelanggar lalu lintas cukup mengunduh aplikasi e-Tilang yang tersedia di Google Playstore dan membayar denda tilang melalui m-Banking atau e-Banking. "Bisa juga bayar melalui ATM," katanya.

Ia menjabarkan alur transaksi dalam e-Tilang. Saat terjadi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara atau pengemudi, maka polantas akan melakukan penilangan. Kemudian, polantas memasukkan data pelanggaran ke dalam aplikasi e-Tilang sehingga pelanggar mendapatkan nomor registrasi tilang.

Pelanggar yang memiliki aplikasi e-Banking atau m-Banking bisa langsung membayar denda tilang melalui aplikasi tersebut.

"Kalau sudah membayar (denda tilang), maka saat itu juga SIM dan STNK langsung dikembalikan oleh polisi kepada pelanggar. Jadi pelanggar langsung bisa melanjutkan perjalanan," katanya.

Jika pelanggar memakai sistem ini, kata dia, maka denda yang diberlakukan adalah denda maksimal. Kendati demikian, proses pengadilan tetap dilakukan sehingga bila pelanggar telah membayar melebihi denda yang seharusnya, maka kelebihan uang akan dikembalikan.

Agung merinci, setelah adanya putusan denda final pengadilan, bila pelanggar sudah membayar denda melebihi denda tilang yang ditetapkan pengadilan, kelebihan pembayaran akan ditransfer kembali ke rekening pelanggar.

"Kalau kelebihan bayar, pelanggar akan mendapat notifikasi SMS yang berisi kelebihan bayar. Bank akan melakukan transfer otomatis atas kelebihan bayar ini," katanya.

Pihaknya pun optimistis mampu menerapkan sistem e-Tilang di seluruh Indonesia. Kendati demikian, bagi masyarakat yang belum memiliki ponsel pintar, maka pembayaran denda tilang melalui bank seperti sebelumnya tetap bisa dilakukan. Untuk menjalankan sistem denda e-Tilang ini, pihaknya akan menggandeng Bank BNI.

Seperti diketahui, Hasil Indeks Persepsi Korupsi (IPK) 2015 yang diluncurkan Transparency International menempatkan Indonesia di urutan 88 dari 168 negara. Indonesia mendapat skor 36 dari total nilai 100. Semakin tinggi skor, persepsi bersih dari korupsi makin baik. 

Komisioner KPK, Laode Muhammad Syarif, mengatakan rendahnya IPK Indonesia itu paling banyak dipengaruhi oleh maraknya praktik pungli atau disebut korupsi kecil. KPK punya keterbatasan untuk memberantas pungli. Oleh karenanya Laode mengatakan butuh dukungan penuh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, Presiden Jokowi mendukung penuh target KPK untuk memperbaiki IPK.

Thursday, October 27, 2016

Wuzz, Internet 100 Gigabyte per detik akan Hadir di Indonesia

image source: google.com

Sudahkah anda menikmati cepatnya berseancar di Internet dengan kecepatan 4G LTE? Apakah anda sudah merasa sangat puas dengan kecepatan tersebut? Tunggu dulu, kecepatan 4G LTE tersebut 'hanya' sebatas pada kecepatan 20 Mbps hingga 50 Mbps saja rata-ratanya. Bagaimana dengan internet berkecapatan 100 Gbps? Ya Gigabyte per detik! Tentu ini akan jauh lebih cepat dan meningkatkan kepuasan dalam berselancar di dunia maya.

Dengan akses internet yang lebih cepat dan stabil tentunya akan jauh lebih nyaman dan menambah manfaat bila digunakan untuk hal-hal positif. Selain komunikasi yang akan lebih luas dan cepat, kreativitas juga dapat terpacu.

Internet berkecepatan 100 Gbps ini dikabarkan akan hadir dalam 'waktu dekat' dengan adanya peluncuran Satelit Telkom-4. Satelit Telkom-4 dipastikan lepas landas pada 2018 mendatang. Pengganti dari Satelit Telkom-1 itu akan menggunakan teknologi broadband satelit yang bisa memancarkan akses Internet 100 Gbps dari angkasa. Gigabyte per Second !

Menurut President Director TelkomMetra, Teguh Wahyono, persiapan untuk peluncuran satelit ini tengah digodok agar nantinya bisa lepas landas dalam waktu dua tahun lagi dari sekarang.

“Satelit Telkom-4 meluncur 2018. Tapi persiapannya dari sekarang karena untuk order satelit itu butuh waktu dua tahun,” ujarnya.

Dijelaskan olehnya, strategi Telkom terus berinvestasi di teknologi satelit dikarenakan ada ribuan pulau di Indonesia yang terpisah oleh lautan dan belum bisa seluruhnya dijangkau oleh infrastruktur kabel dan seluler.Apalagi dari catatan Telkom, ada sekitar 30 juta rumah tangga yang belum tersentuh akses Internet di Indonesia dan hanya bisa dilayani melalui satelit karena posisi mereka ada di wilayah terpencil, remote area.


Untuk saat ini, satelit Telkom yang ada baru mampu menyediakan akses Internet maksimal 2 Mbps untuk download dan maksimal 0,5 Mbps untuk upload. Dengan perkembangan Internet yang semakin kaya konten multimedia, tentu saja akses itu bisa dibilang lambat. Telkom  menyadari sepenuhnya akan hal itu.

SATELIT TELKOM 4 DI BUAT SSL SPACE SYSTEMS LORAL | satelitindonesia.com
“Kalau sekarang kan masih pakai transponder. Tapi nanti di Satelit Telkom-4 kan kita pakai teknologi broadband satellite. Jadi langsung sekian giga bandwidth-nya. Bisa sampai 100 Gbps,” jelas Teguh.

Sementara belum lama ini, Space Systems Loral (SSL) mengumumkan telah ditunjuk oleh Telkom sebagai penyedia satelit Telkom-4 yang akan digunakan untuk layanan fixed satellite di Indonesia, India, dan Asia Tenggara.

“Bagi SSL itu adalah kali ketiga mendapat pesanan dari perusahaan asal Indonesia. Kami bangga bisa berkontribusi untuk pembangunan infrastuktur di Indonesia dan kawasan Asia,” ungkap President SSL, John Celli.

Satelit Telkom-4 rencananya akan menggunakan platform SSL 1300 dan didesain untuk operasional selama 15 tahun. Direktur Utama Telkom, Alex Janangkih Sinaga, mengatakan satelit dibutuhkan sebagai teknologi pelengkap karena Indonesia terdiri dari ribuan pulau. “Selain satelit kami gunakan kabel laut sebagai backbone menghubungkan pulau-pulau di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Direktur Jaringan Telkom Abdus Somad Arief mengungkapkan, pada kuartal keempat 2016, akan diluncurkan satelit Telkom 3S. “Kalau Satelit Telkom-4 ini di 2018. Mohon doanya agar semua lancar,” katanya.

Persiapan Satelit Telkom-3S

Sekadar diketahui, saat ini Telkom juga tengah menyiapkan peluncuran satelit yang akan mengadopsi C-Band dan Ku-Band, yakni Telkom 3S (substitution). Telkom 3S akan menempati slot orbit 118 derajat BT, sekaligus menggantikan satelit Telkom 3 yang gagal mencapai orbit pada Agustus 2012.

Telkom telah meneken perjanjian pembuatan satelit Telkom 3S dengan perusahaan asal Prancis-Italia, Thales Alenia Space senilai US$199,7 juta atau Rp2,62 triliun pada 14 Juli 2014.

Satelit tersebut direncanakan berkapasitas 42 transponder yang terdiri dari 32 transponder C-Band dan 10 transponder Ku-Band. Telkom 3S dijadwalkan meluncur pada akhir 2016 atau awal 2017.

Sementara untuk Telkom-4 diperkirakan butuh investasi senilai US$200 juta atau Rp2,6 triliun dan akan diluncurkan pada 2018. Satelit Telkom-4 akan menggantikan satelit Telkom-1 yang masa orbitnya berakhir pada 2018.

Satelit Telkom-1 diluncurkan pada 13 Agustus 1999 dan menempati slot orbit 108 derajat BT. Satelit tersebut diproduksi Lockhead Martin dari Amerika Serikat dan peluncurannya dilakukan oleh Arianespace dari Eropa. Satelit Telkom 1 memiliki kapasitas 24 transponder, dan beroperasi pada frekuensi C-Band.

Satelit Telkom-4 direncanakan membawa 60 transponder, sebanyak 36 transponder akan disewakan untuk kebutuhan domestik. Sedangkan sisa 24 transponder akan dipasarkan untuk India.

Per September 2015, Telkom memiliki nilai aset satelit, stasiun bumi dan peralatannya sekitar Rp6,6 triliun. Pendapatan sewa tranponder satelit mencapai Rp423 miliar, naik 21,5% dibanding periode sama tahun lalu Rp348 miliar.

Telkom masih memiliki kantong tebal untuk mendanai pengadaan satelit karena memiliki opsi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi senilai Rp5 triliun. Obligasi itu merupakan sisa dari PUB pada 2015 yang mencapai Rp12 triliun.

Dari hasil bersih obligasi tahun lalu, Telkom mengalokasikan dana Rp6,06 triliun untuk pengembangan usaha dan sisanya Rp921,91 miliar untuk akuisisi.

Kebutuhan Transponder Satelit

Ketua Asosiasi Satelit Seluruh Indonesia (ASSI), Dani Indra, mengatakan Indonesia masih kekurangan kapasitas satelit. Ia memperkirakan kebutuhan transponder untuk menyalurkan akses Internet lewat very small aperture terminal (VSAT) mencapai 250 transponder pada 2015.

Namun, kapasitas transponder satelit Indonesia yang ada saat ini hanya 100 transponder. Sisanya menggunakan satelit milik asing. Menurut Dani, pertumbuhan industri satelit melambat, hanya berkisar 3-5% per tahun. Tren ini diprediksi berlanjut hingga 2020.

Untungnya, kata Dani, dalam waktu dekat Indonesia akan meluncurkan dua satelit baru demi menghadapi kekurangan kapasitas.  Satelit BRISat dijadwalkan meluncur pada pertengahan tahun ini. Satelit milik PT Bank BRI Tbk ini memiliki 45 transponder.

Sedangkan Telkom akan meluncurkan satelit 3S pada akhir tahun ini. Satelit dengan 49 transponder merupakan satelit pengganti Telkom 3 yang hilang orbit pada 2012. Sementara itu, Teguh Wayoni mengestimasi nilai bisnis satelit dapat mencapai Rp3 triliun setiap tahunnya. Perhitungannya, apabila setiap transponder senilai US$900.000 atau Rp11,8 miliar dan dikalikan 250 transponder.



Ayo LIKE dan SHARE!

Tips Kompres Video tanpa Mengurangi Kualitas Video

image source: google.com

Seiring perkembangan teknologi, kini masyarakat pengguna gadget mulai menggunakan media video sebagai penyampaian maupun sarana mengabadikan momen. Dapat menangkap gambar hidup yang disertai dengan suara adalah kelebihan video dibandingkan dengan foto. Alasan tersebutlah yang digunakan oleh orang-orang yang terkadang lebih memilih untuk merekam suatu momoen tertentu dalam bentuk video dibandingkan dengan dalam bentuk foto.

Video-video hasil perekaman dengan gadget kini jauh lebih mudah untuk disimpan dibandingkan dengan penggunaan kaset-kaset seperti pada era sebelumnya. Kini hanya dengan sebuah flashdisk yang hanya seukuran jari tangan atau micro SD card yang hanya seukuran kuku manusia saja, ratusan atau mungkin ribuan video dapat tersimpan sekaligus di dalamnya dan tentunya mudah untuk dibawa-bawa atau disimpan.

Namun penyimpanan video ini bukannya tanpa kendala. Salah satu kendala dalam peyimpanan video setelah direkam menggunakan smartphone, action cam, atau device perekam video lainnya yaitu besarnya ukuran file. Apalagi bila video tersebut direkam dalam resolusi tinggi seperti HD atau mungkin 4K, ukuran file yang dihasilkan pastilah sangat besar nantinya. Ukuran file yang besar ini menghambat kita untuk dapat menyimpan banyak video dalam satu memory card tertentu. Saat storage dari memori penuh, pilihan yang dapat kita lakukan untuk bisa menyimpan video baru yaitu menghapus file video yang lama, atau memindahkan terlebih dahulu video tersebut ke penyimpanan lain seperti cloud storage.

Untuk dapat mengatasi hal tersebut, salah satu soulusi yang dapat kita ambil yaitu dengan mengkompres ukuran file video tersebut. Kekhawatiran yang pertama kali timbul di benak kita saat memutuskan untuk mengkompres suatu video tentunya adalah kualitas video tersebut akan menurun drastis dan mengecewakan untuk ditonton kembali tidak seperti file video aslinya.



Namun kekhawatiran tersebut dapat terobati, di sini saya akan membagikan tips bagaimana mengkompres ukuran file video hingga berkurang lebih dari 50% ukuran aslinya, ya, lebih dari setengah ukuran file video tersebut akan berkurang, tanpa mengurangi secara drastis kualitas dari video tersebut  menggunakan aplikasi HandBrake. What is handbrake? HandBrake is a tool for converting video from nearly any format to a selection of modern, widely supported codecs.

1. Pertama-tama download dulu aplikasi HandBrake di halaman resmi mereka: Download HandBrakeIt's Free! Kemudian install hingga selesai.


2. Open aplikasi HandBrake yang telah kalian install tersebut. HandBrake yang saya gunakan ini adalah versi 0.10.2.7286. Tampilan awalnya adalah sebagai berikut: 


3. Untuk memulai penggunaannya, klik "Source" > kemudian pilih "Folder" untuk mengkompres satu folder video sekaligus. Atau pilih "File" untuk mengkompres satu video yang dipilih saja. Kali ini saya memilih "File" untuk menunjukkan contoh mengkompres 1 video.


klil "Source"

pilih "File"

4. Pilih video yang ingin dikompres. Saya memilih satu video berdurasi 1 menit 35 detik dengan ukuran file asli sebesar 228 MB



5. Setting-an pertama yang diubah pada tab "Picture" yaitu:
  • ceklis "Web Optimized"
  • ubah "Anarmophic" dengan pilih "None"
  • ubah "Modulus" menjadi "16"
  • ceklis "Keep Aspect Ratio"
  • ubah "Height" menjadi "720"

6. Selanjutnya ke tab "Video" dan lakukan setting-an berikut:
  • pilih "Constant Framerate"
  • ubah "Constant Quality" menjadi "23"
  • ubah "x264 Preset" menjadi "Very Slow"


7. Setting-an terakhir yaitu pada tab "Audio":
  • Ubah "Bitrate" menjadi "128"

8. Setelah melakukan semua step-step di atas, klik "Start" untuk langsung memulai proses kompres video. Tunggu hingga proses selesai. Cepat atau lambatnya proses sangat tergantung dengan kemampuan spesifikasi komputer masing-masing.



Finish! That's all! Segera  setelah proses kompres, kalian langsung dapat membandingkan ukuran file video yang tentunya akan turun secara drastis! Sebagai contoh video yang saya kompres tersebut, berikut adalah hasilnya:


Ukuran video berdurasi 1 menit 35 detik tersebut menyusut menjadi hanya 69.4 MB dari sebelumnya 228 MB!. Meski ukuran video tersebut menyusut, namun kualitas gambar tidak berbeda jauh dibandingkan dengan sebelum dikompres. Berikut perbandingannya:




sebelum
sesudah
Selamat mencoba!



jangan lupa like and share!



Friday, September 30, 2016

GoPro Karma: spesifikasi, fitur, dan hal lain yang harus kamu tau

image source: google.com



GoPro akhirnya meluncurkan sesuatu yang belum pernah mereka perkenalkan sebelumnya, sebuah drone pertamanya, GoPro Karma. 'More than a drone', begitulah tag-line yang disematkan oleh GoPro terhadap produk terbarunya tersebut.

Kehadiran drone andalan GoPro ini mungkin telah ditunggu-tunggu oleh para pecinta action cam dan juga drone khususnya fansboy GoPro. Hadir dengan pembaruan di beberapa aspeknya, GoPro Karma disebut sebagai 'the ultimate GoPro'. Dengan portabilitas yang dimilikinya, GoPro Karma siap untuk menjadi pelengkap petualangan anda.

Fitur dan Spesifikasi



image source: google.com

Di dalam tas backpack yang merupakan keseluruhan kelengkapan dari GoPro Karma terdiri dari drone GoPro Karma lengkap dengan GoPro Hero 5+, charger untuk drone dan controller-nya, baterai drone berkapasitas 5100mAh Li-Po, dan juga Karma Grip. Untuk baterai controller dan juga Karma Grip telah tertanam di dalamnya.




image source: gopro.com
GoPro Karma meletakkan posisi action cam yang dibawanya pada bagian depan yang terhubung dengan Karma Grip (stabilizer) sehingga menyerupai kepala lengkap dengan lehernya. Karma Grip dapat dilepas dan digunakan sebagai handheld stabilizer dengan menyambungkannya pada grip seukuran senter genggaman tangan yang menjadikannya portable untuk digunakan dan dibawa pada pemakaian di darat. Penggunaan Karma Grip khususnya pada pengambilan video akan memberikan hasil rekaman dengan kestabilan yang lebih fluid atau dengan kata lain video yang dihasilkan akan terlihat lebih natural tanpa adanya 'goncangan' gambar yang berlebihan.


image source: google.com

Selain dapat digunakan dengan genggaman tangan, Karma Grip juga dapat disematkan pada mount seperti yang diperuntukkan pada action cam sebelumnya yang menambah unsur kepraktisan. Dengan begitu penggunaan dari Karma Grip dapat dilakukan pada momen-momen yang mana penggunaan tangan tidak dimungkinkan seperti misalnya pada saat downhill dengan bersepeda.

image source: youtube.com
Penggunaan Karma Grip tidak terbatas untuk GoPro HERO5 Black saja, stabilizer ini dapat juga digunakan untuk Hero 5, Hero 5 Session dan Hero 4 Black / Silver.


image source: youtube.com
Berikut adalah spesifikasi lengkap dari GoPro Karma yang dikutip dari situs resmi GoPro:


Karma Drone



Maximum Speed35 mph (15 m/s)
Maximum DistanceUp to 9,840ft (3,000m)
Maximum Flight Altitude14,500ft (4,500m)
Maximum Wind Resistance22mph (10m/s)
Operating Frequency2.4GHz
Dimensions (Opened/No Propellers)Length: 12in (303mm)
Width: 16.2in (411mm)
Height: 4.6in (117mm)
Dimensions (Folded/Transport)Length: 14.4in (365.2mm)
Width: 8.8in (224.3mm)
Height: 3.5in (89.9mm)
Propeller Length10in (25.4cm)
Weight35.5oz (1006g)



Karma Controller



Screen Size5in (12.7cm)
Screen Resolution720p
Screen Brightness900 nits
Battery Life4 hours
Operating Frequency2.4GHz
Weight22oz (625g)


Karma Battery

DimensionsLength: 8in (201.3mm)
Width: 3.6in (91.62mm)
Height: 1.75in (42.7mm)
Weight19.3oz (545g)
Flight TimeUp to 20 minutes
Rating14.8V 5100mAH (75.4Wh)
Battery TypeLi-Po
Karma Charger

Rating16.8V 5A
Charging Time for Karma Battery1 hour
Charging Time for Karma Controller2.5 hours
Charging Time for Karma Grip2 hour
Karma Stabilizer

Range of motion-90° to 0° (down/up)
Camera CompatibilityHERO5 Black, HERO5 Session, HERO4 Black/Silver
Weight8oz (230g)
Number of Axes3
Karma Grip Handle
DimensionsLength: 8in (205mm)
Width: 1.7in (43mm)
Height: 1.7in (43mm)
Battery Life1.75 hours
Weight8.62oz (244.6g)

Karma Case

DimensionsLength: 21.3in (540mm)
Width: 12.6in (320mm)
Height: 5.9in (150mm)
Harga

GoPro Karma tersedia dalam beberapa pilihan harga sesuai dengan kelengkapan item yang ditawarkannya. Tersedia pilihan yang tidak menyertakan kamera GoPro di dalamnya, tentunya dengan harga yang lebih murah. Ini dapat menjadi pilihan bagi mereka yang sudah memiliki kamera GoPro HERO 4 sebelumnya sehingga tidak perlu mengeluarkan uang lebih banyak. Berikut adalah daftar harga resmi secara lengkapnya (Europe price):
  • Karma tanpa kamera GoPro HERO 5 : $799.99
  • Karma dengan Hero 5 Black : $1099.99
  • Karma dengan Hero 5 Session : $999.99
GoPro HERO 5 akan mulai dipasarkan pada tanggal 2 Oktober 2016 mendatang, sedangkan GoPro Karma baru akan dipasarkan pada tanggal 23 Oktober 2016. Harga GoPro Karma di Indonesia belum diketahui secara pastinya, namun diperkirakan tidak akan terlalu jauh berbeda dengan harga yang berlaku di US atau Eropa. Untuk para peminat GoPro Karma di Indonesia mereka diharuskan bersabar terlebih dahulu karena GoPro Karma diperkirakan baru akan hadir di Indonesia pada awal tahun 2017 mendatang.

Bagi mereka yang hanya menginginkan untuk memiliki Karma Grip-nya saja, dapat membelinya secara terpisah dengan harga £249.99 yang akan dipasarkan nantinya pada 23 Oktober 2016.


sumber: gopro.com


Ayo LIKE dan SHARE!